Sunday, 17 March 2013
Layar Bioskop yang Super Besar
Friday, 15 March 2013
Aku Terlambat Cinta
Aku Bukan Perawan Tua
” Mama . Maksud mama apa ?”
” Kau pasti sudah tahu maksud mama apa . Mama ingin kau segera menikah tak lebih !”
” Ratih menikah ? Mama tahu sendiri sekarang Ratih tidak punya teman pria apalagi calon suami . Lagi pula Ratih masing senang hidup sendiri , biar semua orang menyebutku dengan sebutan yang mereka kira !”
” Perawan tua maksudmu, Ratih ? Kalau kamu bisa terima tidak dengan mama . Kau sering tidak di rumah terlalu sibuk dengan pekerjaanmu tapi mama selalu di rumah , mama terlalu sering mendengar tetangga menyebutmu sebagai perawan tua hati mama sakitt . !”
Dengan berlinang air mata wanita itu mencoba membujuk anaknya untuk segera menikah .
” Kau tega melihat mama terus bersedih !” lanjutnya .
Ratih mendekat . Mencoba menenangkan mamanya , dipeluknya wanita yang telah melahirkannya itu .
” Mama maafkan Ratih . Sebenarnya aku tidak seperti yang mereka pikir , aku bukan seorang perawan tua “, bisik Ratih di telinga mamanya .
Mama Ratih perlahan tersenyum bahagia setelah mendengar perkataan Ratih .
” Kau akan menikah ? Siapa calonsuamimu ? Kapan kalian kenal ?”
Puluhan pertanyaan terlontar darimulut wanita yang baru saja menangis itu .
” Bukan itu ma , mama salah paham !”
” Maksudnya ?”
” Orang orang yang bilang kalau Ratih perawan tua adalah salah besar !”
” Jadi benarkan kau akan menikah ?”
” Salah !”
” Lalu ?” tanya mama Ratih makinpenasaran .
” Ratih sudah kehilangan keperawanan sejak berumur duapuluh lima tahun ma , jadi sekarang mana mungkin Ratih menjadi perawan tua !”
” Tapi kamukan belum menikah bukan ?”
” Belumlah . Tapi Ratih bukan perawan lagi . Jadi aku sendiri bingung kalau aku berada dalam situasi begini disebut apa !”
” Mama juga gak tahu . Mending kau makan dulu sanah ada mie ayam spesial di belakang !”
http://m.kompasiana.com/post/cermin/2013/01/05/aku-bukan-perawan-tua-/
Perempuan Paling Seksi
" Oalah anak lanang ibu kok jadi memplem kaya gini. Tunjukkan kalau kau seorang lelaki !"
" Ibu malah ngawur jawabnya ." kata Yoga yang kemudian memeluk ibunya yang asik menyruput teh pahitnya ." Walau aku sudah menjadi pria dewasa tapi aku masih seorang anak dari wanita cantik ini !" lanjutnya .
" Kamu beraninya gombalin ibumu sendiri , sama perempuan yang ditaksir malah memplem . Ratih , namanya Ratihkan ? Jika kau benar -benar cinta dia mengapa tidak !"
Masih tersirat keraguan di wajah Yoga walaupun sudah mendapatkan dukungan moril dari ibunya . Yoga memandang dalam -dalam wajah perempuan yang telah melahirkannya dua puluh tujuh tahun lalu yang kini duduk disampingnya .
" Kau ragu . Takut ?" tanya perempuan tua itu dan tersenyumlembut . " Ratih seorang janda dan ibumu ini tak memperdulikanstatusnya kini , ibu percaya kamu!"
Yoga tersenyum setelah mendengar perkataan ibunya .
" Ibumu ini juga janda loh. Jika ada yang mau melamar ibu, mengapa tidak !" katanya lagi .
" Ibu tidak bisa . Sekarang anak lelakimu ini yang mau menikah !" kata Yoga yang kembali memeluk ibunya .
" Tapi ibumu ini masih laku , tubuh ibu masih seksi !"
" Ibu memang perempuan paling seksi tapi setelah. . . . . R r r r r atih!"
Sinar mentari sore makin redup . Ibu dan anak itu kemudian masukke dalam rumah kecilnya .
http://fiksi.kompasiana.com/cermin/2013/02/05/2/531137/perempuan-paling-seksi.html