Showing posts with label fiksi. Show all posts
Showing posts with label fiksi. Show all posts

Tuesday, 3 January 2017

Kelinci yang Nakal

Kelinci Yang Nakal

Di hutan brlantara hiduplah keluarga kelinci .Ada ayah kelinci , ibu kelinci dan anak mereka yang bernama Ici , kelinci putih kecil nan menggemaskan dengan dua gigi seri paling depan yang tampak panjang dibanding lainnya.

Ici baru saja berumur tiga bulan , dan tepat hari ini adalah untuk pertama kali baginya diijinkan keluar rumah . Pagi hari di ruang makan .

" Akhirnya aku bisa bermain di luar rumah", kata Ici si anak kelinci bahagia.

"Ingat pesan ibu ya Ici", ucap ibu kelinci." Jangan nakal , jangan ganggu hewan lain di hutan ini kalau mereka sedang bekerja ", lanjutnya.

"Benar itu apa kata ibumu Ici ", timpal ayah kelinci yang sedang makan wortel .

####

Pandangan mata Ici si anak kelinci langsung tertuju dengan bunga cantik di taman dekat rumahnya , dia ingin sekali melihat bunganya dari dekat karena selama ini si Ici hanya bisa melihat dari jendela kamarnya .

"Selamat pagi Uci , mau kemana kok senang sekali"sapa om Rus , rusa tutul tetangga.

"Pagi om Rus , iya nih Ici mau ke taman mau lihat bunga bunga yang indah", jawab Ici si anak kelinci.

"Begitu ya , hati hati ya Ici" , kata om Rus.

"Baik om", jawab Ici si anak kelinci.

Saat sudah sampai di taman , mata Ici si anak kelinci berbinar binar bahagia , karena untuk pertama kali bisa menyentuh dan mencium harum bunga . Harum .... wangi... jadi begini ya bau bunga ., ternyata tidak hanya cantik rupanya saja

Apa itu yang terbang terbang nengitari bunga , pikir Ici si anak kelinci . " Selamat pagi , saya Ici si anak kelinci , gerangan makhluk cantik bersayap cantik ini siapa ya ?" sapa Ici.

"Pagi juga Ici , kamu baru pertama kali ke taman sini ya ? Saya Pupu si kupu-kupu " jawab Pupu ,"saya sedang mencari sari bunga untuk dibuat hidangan yang lezat", lanjutnya.

"Tante Pupu ya, salam kenal", ucap Ici si anak kelinci senang .

"Besok besok kita lanjutkan mengobrolnya ya Ici , tante Pupu sibuk mencari sari bunga", ucap tante Pupu kembali melanjutkan kerjanya.

Aku sendiri lagi deh gumam Ici si anak kelinci . Tapi lihat di pojok taman juga ada hewan lain yang beterbangan , siapa mereka ya ? Akhirnya Ici si anak kelinci mendekat dan menyapa hewan yang baru di temuinya .
"Hallo , saya Ici si anak kelinci saya baru pertama ke taman ini . Boleh kita berkenalan ?"

"Kami sibuk , kami sibuk ", jawab mereka hampir bersamaan , "jangan ganggu kami, kami lebah pekerja tak ada waktu mengobrol sebelum jam istirahat"
lanjut jawab salah seekor dari mereka.

Ici si anak kelinci ngambek ,"Dasar kalian hewan kecil dan jelek , tante Pupu yang cantik saja mau berteman denganku kok kalian tidak mau !!",
ucap Ici si anak kelinci marah .

Tanpa babibu Ici si anak kelinci disengat oleh seekor lebah pekerja . Ici berlari ketakutan sambil menahan perih akibat sengatan lebah pekerja.
Tolong tolong maafkan aku lebah , aku ga akan mengganggu pekerjaan kalian lagi , hiks hiks hiks ucap Ici sambil menangis.

Tangisan Ici yang keras terdengar sampai rumah , akhirnya Ibu kelinci datang ke taman .." Ada apa Ici sayang", ucap Ibu kelinci sedih ,melihat badan anaknya bengkak gara2 sengatan lebah. Ici hanya menangis sesegukan tak berkata kata apapun.

" Maafkan kami ibu kelinci" ucap salah seekor lebah pekerja yang paling besar , tadi anak ibu telah mengganggu kami bekerja sehingga salah satu anak buah saya emosi dan langsung menyengat anak ibu lanjutnya.

" Ooo gitu kalau begitu anak saya yang salah , saya yang seharusnya minta maaf"

"Ini ada sebotol madu untuk mengobati Ici , mudah mudahan bengkaknya akan segera sembuh"

"Terima kasih pak Lebah , sekali lagi saya dan anak saya Ici minta maaf" kata Ibu kelinci , "Iyakan Ici", sambil melihat Ici .

"Hiks hiks saya minta maaf pak Lebah "

###

Jadi adik adik semua kalau ingat semua pesan ibu pasti tidak jadi begini ..

😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀

😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁

pertama kali di post di trit kaskus ane

Thursday, 5 February 2015

Ajeng

Langkahnya terhenti,  diam beberapa detik . Waktu terus berlalu terbawa angin tapi diabaikannya .

Ujung hijab hijau yang dikenakannya menari -nari seirama hembusan angin sore bak rambut hitam panjang putri di negri dongeng,  terlihat sama tapi nyata beda .

'' Ajeng . . . ''

Ajeng  diam

Monday, 3 November 2014

Yoga & Sinta

<a href="http://kompasiana.com/prayogotulus"> Prayogo Tulus</a>  

humor ga lucu


_____________________________________


 Teras depan rumah . 
Sepasang muda mudi duduk -duduk santai sedang membicarakan sesuatu yang tampaknya serius . 
 '' Satu aja  !''
 '' Mau yang banyak !''
 '' Sebenarnya yang mengandung,  melahirkan itu siapa,  wanitakan? '' 
'' Memang wanita sih,  tapi?  ''
 ''Tapi apanya?  Kamu gak tahu apa susahnya mengandung selama sembilan bulan sepuluh hari?  Ngurus apa -apa keperluan bayi,  gak akan ada waktu untuk sekedar duduk semenit saja  !'' 


 Mama di depan pintu .
 ''Aduh kalian berdua bertengkar terus kaya anjing dan kucing  !''
 Dua orang yang dimarahi itu hanya tersenyum saja . '' Mama sampai bingung kok kalian bisa-bisanya berencananya mau menikah,  belum menikah saja sudah ribut soal jumlah anak,  '' lanjut Mama .
 '' Bingung juga ya ma,  akhir -akhir ini kami malah sering bertengkar . ''
 '' Tapi kami tetap saling cinta kok,  '' sambung Yoga  , '' benerkan  Ta  ?'' tanya Yoga mencari dukungan Sinta . 
 '' Bener ma,  mungkin ini yang dibilang sindrom sindrom yang takut akan pernikahan gitu. Katanya sih kalau pasangan yang mau menikah pasti ada halangan -halangan yang gak jelas . ''

 '' Ha lah kalian berdua ini bisa -bisa cari alasan  ! '' sambut Mama sambil tertawa,  '' memang katanya katanya siapa?  '' 

'' Ya katanya katanya,  yang penting bener katanya memang gitu!  '' , jawab Sinta ragu . 


 Mama duduk di antara Yoga dan Sinta .
 '' Mama akan mencoba membantu,  minimal memberi saran . Ayo kalian bisa bicara apa saja  .'' '' Gini lo tante,  masa Sinta ingin banyak anak .Yoga kan gak mau melihat Sinta terlalu kesakitan kelak  . '' keluh Yoga .
 '' Beneran Ga?  ''  kata Sinta sambil memberikan senyum cantiknya .
 '' Suwer dah!  '' balas Yoga . 
'' So sweet  ! '' goda Mama sambil memonyongkan bibirnya . 
 '' Bisa saja mama ini!  '' 
'' Biasanya cowok yang ingin anak banyak,  tapi malah ini cewek yang mau . Dasar ini cewek anak siapa  ! '' 
 '' Anak mama lah  ! ''
 '' Anak tantelah  ! ''  ucap Sinta dan Yoga hampir bersamaan . 


 Mereka bertiga tertawa lepas . ' Ehem ehem . . .
 ' Suara deheman datang dari dalam rumah . Mama,  Sinta dan Yoga melihat ke sumber suara .

 '' Papa . . ! '' ucap Sinta . 
'' Om  Baron . . '' Papa tersenyum  , kemudian tertawa sehingga kumis lebatnya tampak menari-nari mengikuti gerak bibirnya .

 '' Ha ha . . . . Cewek yang ingin anak banyak anakkan anaknya Papa . . ! '' '' Papa nyambung aja  '',  sambung Mama 

. Mereka bertiga plus Papa kembali tertawa . Dalam hati Yoga berpikir ' apa aku siap masuk ke dalam keluarga penjahit  ini?  ops penjahat maksudnya  



' @@@




 '' Inspektur Vijay apakah kamu siap untuk tugas baru yang ku berikan? 


 '' '' Siap komandan!  '' 

'' Namamu sekarang Yoga berumur 27 tahun dan kamu harus masuk kedalam keluarga  Baron,  penjahat kelas kakap buronan negara nomer wahid dengan cara apapun,  selama apapun!  '

' '' Laksanakan!  ''

Thursday, 9 October 2014

Aku, Mereka

Banyak orang jelas jelas telah melihat kejadian tersebut,  bahkan mereka pasti bisa menjadi saksi yang tak terbantahkan .

Namun sayang mereka bisu setelah kejadian itu .

Mereka menjadi buta setelah kejadian itu .

Mereka lumpuh setelah kejadian itu,  kaki kaku tertahan bak dipaku .

Apa aku yang harus maju ke depan?

Tapi apa aku bisa?

'' Bisa  !'' ku ingin teriak seperti itu,
tapi hanya tertahan di kerongkongan yang kering .

Mulut ini hanya mengucap kalimat lirih  , '' ternyata aku seperti mereka . . . ''

Aku bisu  !

Aku tuli  !

Aku lumpuh  !

Terhadap keadilan yang diperkosa penguasa .

Sunday, 21 September 2014

Widya

Hujan pertama bulan ini,  tak terlalu lama tapi cukup menciptakan aroma khas harum tanah . Debu debu kotor yang selalu ringan ditiup angin kini hilang,  berubah menjadi lumpur lengket seperti adonan roti coklat .

Widya, seorang gadis   bertelanjang kaki asyik bermain genangan air . Tak dihiraukan lumpur kotor itu telah membuat noda -noda pada rok panjangnya .

'' Hujan hujan  kenapa kau berhenti?  ''
Widya menatap langit menunggu apa jawaban dari pertanyaan yang dia ajukan .

Langit diam .

Widya bertanya lagi dengan pertanyaan yang sama .
'' Hujan hujan  kenapa kau berhenti  ?''

Langit tak menjawab . Dan bagaimana langit menjawab?

terbesit akan pesan nenek sepuluh tahun yang lalu .

'' Widya sekarang ayah dan bundamu sudah ada di surga jadi kamu nanti akan tinggal bersama nenek,  setiap malam nenek akan selalu mendongeng untuk menemanimu tidurmu. Kau maukan?  ''

'' Surga , memang surga ada dimana? Widya kok di tinggal sendiri . ''

''Surga itu ada jauh di langit,  nanti
ayah bundamu akan mengirimkan uang yang banyak . Widya bisa membeli baju baju bagus,  mainan,  boneka yang kau inginkan . ''

Widya menangis . Semakin kencang .

'' Aku ga mau itu semua,  aku ingin bersama ayah dan bunda!  ''

'' Jangan menangis Widya,  nanti ayah bundamu malah semakin lama meninggalkanmu  , jangan buat mereka bersedih di surga . ''

''Aku akan terus menangis karena setiap aku menangis pasti bunda akan datang!  ''

Pertahanan nenek goyah, bulir bulir air mengalir deras dari sela mata nenek  , '' ada nenek yang akan menjagamu Widya . '' Nenek memeluk erat Widya .

Gemuruh halilintar saling menyahut,  langit gelap . Beberapa saat kemudian hujan turun lebat seakan langit menemani tangis mereka .

---

Tampak di langit luas garis melengkung berwarna warni seperti tersenyum mendengar pertanyaan pertanyaan Widya .
Bibir Widya mengembang,  sayup sayup terdengar suara lirih entah dari mana .
'' Ayah bunda baik baik saja di surga . ''

Wednesday, 17 September 2014

Kata Mawar

'' Kaya gini lagi  !'' Mawar ngedumel .
TV  hitam putih 14 inch di depan Mawar kena semprotan maut dari bibir seksi gadis 18 tahun itu .

'' Ganti chanel aja War,  ngapain lihat berita segala . Isinya cuman orang miskin yang makin miskin dan orang kaya makin kaya . Mending nonton sinetron,  walaupun ceritanya gak rasional tapi memang dunia ini tidak rasionalkan  ?''

'' Sinetron  ?  Malah bikin mual lihat sinetron Indonesia mak,  mau muntah aja!  ''

'' Mawar  ! kamu hamil  ? ''

''Hahaha  . . . '' , Mawar tertawa lepas mendengar praduga emaknya,  seorang wanita paruh baya yang tak pernah mengenyam pendidikan,   ' hari ini bisa makan sudah cukup' itu slogan hidupnya .
'' Emak kebanyakan nonton sinetron jadi pikirannya kemana mana,  mana mungkin Mawar hamil . ''

'' Soal mual mual tadi  ? ''

'' Itu sih cuma bercanda aja mak  , cuma wujud kekesalan sama  acara televisi Indonesia ini . ''

~~~

'' Mak,  Mawar boleh tanya  ? ''

'' Wuiiih kayanya nada nada intonasinya mirip  cerita <a href="http://m.kompasiana.com/post/read/586169/2/ketika-paijo-menangis.html">Paijo</a> ? ''

'' Agak mirip sih,  tapi beda  . Mau nanya yang ngasih nama mawar ke Mawar siapa  ? ''

'' Benerkan mirip si <a href="http://m.kompasiana.com/post/read/586169/2/ketika-paijo-menangis.html">Paijo</a> '' , balas emak,  '' Ya almarhum bapakmu yang ngasih nama .  Wajahmu kan cantik mirip mawar  . ''

'' Tapi kok nasib mawar mawar yang malah tragis?  ''

'' Maksudmu  ? ''

'' Itu lo cerita gadis gadis yang di berita tadi siang namanya pasti Mawar,  jadi korban pemerkosaanlah,  jadi pelaku psklah,  jadi anulah yang penting nama Mawar terkesan negatif gitu?  ''

'' Jadi  ? '' emak bertanya .

'' Mawar boleh ganti nama?  ''

'' Memang mau ganti jadi siapa  ? ''

'' Koruptorwati  mak,  Mawar sering lihat di berita kalau yang namanya koruptor pasti tampak bahagia saat di wawancara mirip artis yang promoin filmnya . Mawarkan cewek jadi ditambah wati biar  ''sesuatu'' . ''

'' Koruptorwati  ? Boleh juga emak juga sering lihat mereka tersenyum bahagia saat masuk TV . ''

Saturday, 13 September 2014

Madu

<src img=http://id.m.wikipedia.org/wiki/Berkas:Runny_hunny.jpg></a>
foto wikipedia

Paijem,  istri <a href=http://m.kompasiana.com/post/read/586169/2/ketika-paijo-menangis.html>Paijo</a>  menangis setelah mendengar kabar tentang suaminya yang merantau ke Jakarta akan balik kampung . Bukan balik kampung suaminya yang membuat Paijem menangis alias terharu biru ketika sang suami pulang kampung tapi desas desus yang beredar menyatakan Paijo pulang membawa madu .

Hati siapa yang tak terluka ketika suami pulang setelah berbulan bulanberpisah malah akan membawa madu .
'' Memang aku kurang apa?  ''
Paijem bertanya pada dirinya sendiri .
'' Kurang cantik?  Memang sih . . .
Kurang bahenol?  Bener juga . . .
''

Setelah pikir pikir memang Paijem kurang semuanya,  dengan berat hati Paijem memantapkan hati untuk menerima apa pun keputusan Paijo jika dia benar benar bawa madu .

Thursday, 21 August 2014

Seminggu

'' Sudah tiga hari,  belum ada orang yang mencarinya ?  ''

'' Tunggu seminggu lagi saja ya pak, mungkin nanti ada yang mencarinya . ''

Seorang pria tua tampak asyik menikmati makanannya,  sayur asem,  ikan asin dan nasi putih hangat .
'' Mas nasinya tambah! '' kata pria tua itu, '' sayur asemnya juga . ''

Aku tersenyum melihat pak tua itu . '' Iya pak tunggu . ''

Tak butuh waktu lama untuk pak tua itu menghabiskan makanannya,  dia beneran suka masakan di warungku atau memang sangat lapar tak kuketahui . Yang ku tahu dia satu satunya orang yang makan di warung nasiku hari itu .

'' Semua berapa mas?  ''
'' Dua belas ribu pak . ''
'' Ini mas . ''
'' Gak ada uang pas saja pak?  ''





bersambung  dah

Saturday, 19 April 2014

seseorang ngerokok, mati dibakar

<img scr="http://d36xtkk24g8jdx.cloudfront.net/bluebar/309f14d/images/p/glyph-heart-pop-big.png"/></a>Entah dari mana kabar ini beredar,  aku sendiri tidak tahu pasti . Apalagi soal benar maupun salahnya?  dari mananya saja aku tak tahu   !

Awal mula .

Waktu itu aku sedang naik angkot mau pergi ke suatu tempat,  aku duduk tepat dibelakang sopir
. Dan dari itu aku mendengar obrolan antara sopir angkot dan temennya yang duduk disampingnya . Mereka mengobrol asyik tanpa sadar aku pun turut menikmati obrolan mereka seakan sedang mendengar  penyiar radio favoritku tapi secara live .

Saat mengobrol itu,  temennya si sopir sedang menyalakan rokok dan si sopir terus bilang,  '' ada orang ngerokok mati dibakar  ! ''
'' Apa  !  dimana  ? '' balas temennya .

Dalam hati aku berpikir,  apa bener?  kalo bener kapan kejadiannya?  gini -gini aku sering membaca berita,  tapi kok kagak pernah denger . Timbul berbagai pertanyaan di kepalaku .

'' Loe bilang apa tadi?  ''
'' Loe kagak dengar?  Ada seseorang merokok mati dibakar  ! ''
'' Boong loe!  ''

Dalam pikiranku juga mikir kaya temen sopir itu . Masa sampai segitunya .

'' Bener!  Gue kagak boong!  ''
'' Ciyus . . . ! '' kata temen sopir sambil memoyongkan bibirnya .
'' Miapah!  '' balas sopir .

Dalam hati ane beneran pengen mukul mulut tuh orang  , kagak pantes loe sok unyu keless!

Kembali ke dua orang itu .
''Cermati kata- kata gue ADA SESEORANG MEROKOK, MATI DIBAKAR  ! ''
'' Iya ada orang mati dibakar karena ngerokokkan  ?! ''
'' Salah coy,  makanya otak di pake,  ada seseorang merokok . . . '' si sopir berhenti sejenak,  ''  . . . mati . . . . ! ''
''Orangnya matikan  ? ''
'' Beneran mau tahu kagak!  sembarang motong aja  ! ''
''Sorry sorry . . . lanjut deh! ''
'' Mati . . . dibakar . Rokoknya mati terus dibakar lagi,  biar bisa ngerokok lagi . ''
'' Hello . . . ! ''

Si sopir kemudian mengambil rokok temennya itu yang kebetulan mati juga karena kelupaan saking konsentrasinya dengerin . '' Sini  . . . rokoknya  !
Gini loh!  '' lanjutnya sambil menyalakan rokok  . '' Rokok mati ya dibakar lagi dong!  ''

Si temen sopir cuma bisa bengong,  dan tanpa sadar berubah menjadi power rangers . . .x.

Identitasnya TERBONGKAR  !!!

Saturday, 18 January 2014

Hujan lagi

Mungkin aku dilahirkan saat musim hujan,  karena entah kenapa aku selalu merindukan ibu saat hujan turun membasahi bumi .
Begitu dingin,  apalagi ketika malam hujannya
namun entah kenapa juga sekian detik aku merasa hangat .
Hmm . . . serasa ibu memelukku mendekapku dengan erat .

'' Ma . . . sedang apa ?  ''
Ah . . . lamunanku terganggu oleh pertanyaan putri kecilku,  Intan .
'' Sedang menikmati rintik hujan sayang. ''
'' Memang apa yang bisa dinikmati,  semua tergenang air bahkan rumah Ridwan,  teman Intan di sekolah kebanjiran kasihan dia . ''
'' Sini mama peluk  , ''  Intan mendekat . '' Hangat tidak pelukan mama  ? '' tanyaku kemudian .

'' Hangat!  ''
'' Kalau bukan saat suasana hujan begini,  hangat tidak pelukan mama?  ''
'' Hmm . . sepertinya tetep hangat deh . ''

'' Oleh karena itu sayang,  hujan adalah bentuk kasih sayang Tuhan terhadap makhluknya di bumi seperti pelukan mama tadi . Coba kalau Intan sudah gede pasti sudah tak mau di peluk mama lagi . ''

Cerita kok aneh,  kagak nyambung   !!!!!!!! Emang aneh gimana lagi susah banget nulis . . .x

Sunday, 17 November 2013

'' Terlambat '', kata Anaknya

'' Ma,  aku terlambat . ''

Susi bingung setelah mendengar perkataan putri satu-satunya yang masih duduk di sekolah menengah .
'' tarik nafas . . .
lepaskan . . . ''
Susi mencoba menenangkan dirinya .

'' Berapa bulan?  '', tanya Susi setelah agak tenang .

'' Tiga bulan Ma,  bulan depan harus sudah membayar uang  sekolah . Lunas . Ngak boleh terlambat lagi,  kalau ngak nanti aku tak bisa ikut ujian . ''

Monday, 14 October 2013

Pembunuh !

'' Pem . . bu . . . nuh . . . ! '', teriak Murti  , ''Angel!  ada pembunuh bersembunyi di belakang pohon itu  !'' , lanjutnya .

Angel sendiri sedang duduk -duduk di kursi taman sibuk dengan handphonenya  tak mendengar teriakan Murti . Atau memang Angel tak bisa mendengar teriakan Murti?

Murti makin panik ketika Irwan, anaknya yang berusia empat tahun menarik ujung bajunya sambil menangis .
'' Jangan menangis Irwan  ! '', bentak Murti  , '' maaf ya sayang  bukan maksud mama begitu  '', lanjut Murti kemudian setelah sadar ucapannya terlalu kasar .

Irwan makin menjadi, tangisnya makin keras .Irwan belum mengerti akan permintaan maaf mamanya,  yang dia tahu mama telah memarahinya .
'' Bentar lagi sayang  '', ucap Murti menenangkan Irwan sambil mencium kening anaknya .
Irwan mulai tenang tapi tidak dengan Murti,  dia mulai lagi melihat keadaan Angel setelah perhatiannya teralihkan oleh tangis Irwan .

Ada seorang pria tampan duduk disamping Angel  , Murti tersenyum lega apalagi si pria pembunuh tadi yang bersembunyi di belakang pohon sepertinya akan meninggalkan Angel setelah ada orang lain di sekitar Angel .

'' Mama . . . ''
'' Papa pulang cepat kok gak bilang -bilang,  mama belum masak apa -apa nih .''
'' Gimana bisa masak nonton sinetron terus'' ,ledek suami Murni  , '' benarkan Irwan?  '' lanjutnya sambil menciumi anaknya itu .

Thursday, 10 October 2013

Anton dan Dewi

''Kau tampak berbeda sekarang  ?''
'' Sudah lima tahun kali  , udah tampak kaya emak -emak ya  ? ''
'' Hehehe . . . Bukan aku yang bilang lo tapi kamu sendiri .''
'' Memang aku yang ngomong tapi maksud kamu gitu kan!  ''

Anton tertawa lagi . Hahaha .
'' Hey  , malah ketawa lagi?  ''
'' Kamu itu lo  , kalau marah malah tambah . . . ''
'' Tambah  ?''
'' Gak berubah sifatmu . ''
'' Tanya apa jawab apa  . Akunya tambah apa?  ''
'' Tambah cantik  , ''  jawab Anton,  '' maaf . . . '' lanjutnya .

Suasana malah menjadi canggung .

'' Mau minum teh  atau  ?''
''  Teh manis hangat boleh  , jangan manis -manis tapi  !''
'' Kau belum berubah . Tunggu ya a . ''

Beberapa saat kemudian .
'' Silakan diminum . '' kata Dewi sambil tersenyum .
'' Makasih . Soal tadi  ?  Bukan bukan,  soal suamimu maaf aku tak bisa hadir waktu itu aku turut berduka cita .''
'' Itu sudah sebulan yang lalu  , aku tahu kau pasti sibuk . ''
'' Boleh aku jujur?  Setelah suamimu tiada adakah bagiku kesempatan? ''

Sunyi .
Diam .
Dewi masih belum menjawab pertanyaan Anton  , sedangkan Anton sendiri hanya diam menunggu . Merasa diri tak pantas untuk bertanya lagi .

'' Maaf . . . ''
'' Jangan minta maaf Dewi,  aku sebenarnya yang salah tak pantas rasanya aku menyatakan cinta pada janda sahabatnya .''
'' Bukan itu . Aku belum bisa menjawab sekarang . ''
'' Baik kalau begitu . Aku telah bertahun tahun mencintaimu dalam diam tak apa apa bagiku untuk menunggu jawaban yang tak begitu lama dirimu . ''

,......,..,,,,...,,

Sunday, 6 October 2013

Dewi Pusing

Bagaimana ? ”
” Entah bu , tapi perasaan Dewi belum
sreg sama mas Joko . ”
” Nanti soal keputusanmu adalah
keputusan ibu juga, karena toh kamu
sing nglakoni kamu yang mau menikah .Ibu cuma mau bilang ini sudah ketiga
kali ada pria melamarmu . ”
” Dewi tahu bu . Dewi masuk ke kamar
dulu, sudah ngantuk .”

Dewi berdiri kemudian melangkahkan
kakinya menuju ke kamar meninggalkan
ibunya yang masih duduk -duduk di
beranda depan .

Wanita tua itu hanya sebentar melihat
punggung putrinya yang beranjak pergi
dalam hati dia berkata ‘ pundakmu
seakan membawa beban berat nak ‘.
Andai bapakmu masih ada, kau tak perlu
untuk memikirkan semuanya tentang
ibu , tentang adik -adikmu hingga kamu
seakan melupakan tentang kebutuhan
untuk dirimu sendiri .

Dewi merebahkan tubuhnya mencoba
melepaskan sejenak beban di
pundaknya . Namun matanya tak
kunjung tuk terpejam, hingga ibunya
masuk ke kamarnya dia pura-pura
tidur .
” Dew .. kau sudah tidur? ”
Dewi masih meneruskan ‘tidur’nya .
Ibu mencoba mengelus rambut putrinya
namun tak jadi takut membuatnya
terjaga .
” Kau pasti lelah Dewi , lepaskan
bebanmu, ” kata Ibu pelan.

Ibu hendak keluar kamar , namun Dewi
kemudian berkata, ” Ibu mau gak tidur
bareng Dewi ? ”
Ibu tersenyum, datang mendekat
kemudian merebahkan diri di samping
putrinya .
” Kau belum tidur? Kenapa tadi tak
menjawab pertanyaan ibu. ”
Dewi hanya mencoba tersenyum .
” Cerita ke ibu, pasti ibu dengar . ”
” Dewi . . . ”
” Kau tak suka Joko? ”
Dewi hanya diam .
” Kau menerima Joko? ” lanjut ibu .
” Apa Dewi boleh? ”
” Dewi . . . ” Ibu mengelus rambut
anaknya , ” seperti kata ibu tadi, ibu
pasti mendukungmu . ”
” Terima kasih bu . ”
” Ibu tahu kau pasti memilih pilihan
yang tepat Joko pria yang baik dan kau
cocok dengan nya . Andai tadi nak Joko
melamar ibu pasti langsung ibu terima
”, kata ibu yang kemudian tertawa .
” Ibu kok gitu ”, rengek Dewi .

Suasana mulai hangat .
” Tapi . . ? ” lanjut Dewi .
” Adik -adik mu biar ibu yang ngurus
sendiri ,ibu masih sanggup lagian Iwan
sudah hampir selesai kuliah . ”

Thursday, 3 October 2013

punya pak agus memang gede

"Ah masa? "
"Beneran . Punya pak Agus memang gede! "

*

Aku jadi merasa penasaran setelah mendengar lebih tepatnya tidak sengaja mendengar perbincangan antara   isteriku,  Yanti dan bu  Irma,seorang  janda yang masih mempunyai tubuh seksi walaupun sudah mempunyai dua buntut .

Pagi tadi seperti biasa aku  membaca koran sambil minum kopi pahit buatan istri tercinta . Kami baru sebulan menikah dan tinggal di rumah kami ini belum ada seminggu  , alhasil kami belum banyak kenal karakter tetangga sekitar .
Yanti sedang menyapu halaman depan rumah yang tak terlalu besar,  namun dapat dipastikan sampah dedaunan banyak karena di samping rumah ada pohon mangga yang besar yang mana saat musim kemarau seperti sekarang daun-daun pada rontok .

Nah kalian pada ngerti kan tetangga pemilik pohon mangga siapa? 
Bener!  Bu Irma si janda seksi .

Setelah selesai mengerjakan tugas,  baca koran maksudnya aku mau masuk ke dalam untuk mandi . Tapi tunggu dulu!  Ternyata bu Irma juga sedang menyapu halaman rumahnya.

Pasti kalian kira aku akan menunda untuk masuk ke rumah?  Dan pura -pura melanjutkan membaca korannya agar bisa lihat -lihat Irma si janda seksi .

Hehehe,  aku tak sebodoh itu!

" Sayang,  isteriku ", ku panggil isteriku  , " nasi goreng  aku mau sarapan nasi goreng spesial buatanmu ."
Isteriku hanya tersenyum .
'' Ku selesaikan menyapu dulu ya?  tinggal sedikit  .''

Ku letakkan koran dan aku mendekat ke isteriku . "Biar aku saja  '', sapunya aku ambil dari tangan Yanti,  '' kamu masak nasi goreng aja .''
'' Baiklah . Nyapunya yang bersih lo  , '' jawabnya tanpa curiga.

Hehehe .

''Pagi bu Irma  ''.
'' Pagi juga pak,  ibunya mana kok malah bapak yang menyapu?  ''
'' Kebetulan Yanti lagi masak bu,  ini nyapu buat gerakin badan lama gak olah raga . ''

Lebih deket lebih nyata . Dari pada lihat bu Irma si janda seksi dari jauh mending yang deket dong biar jelas sejelasnya.

Ops,  ternyata cuma khayalan saja .

''Mas sudah siang! '' kata Yanti yang masih menyapu .
'' Ya sayang  '' . Moga isteriku gak sadar kalau aku barusan melamun .

Selesai mandi aku kedepan rumah lagi dan ternyata Yanti malah mengobrol dengan bu Irma,  dan saat itu aku mendengarnya .

'' Ah masa?  '' kata Yanti .
'' Beneran . Punya pak Agus memang gede  '' , jawab bu Irma .

Yanti melihatku dan kemudian menghentikan obrolannya .

Yanti mendekat,  '' sarapan nasi goreng aja ya mas. ''
'' Boleh  '' , jawabku.

Beberapa saat kemudian nasi goreng spesial sudah terhidang di atas meja . Kami sarapan berdua .
'' Enak,  mak nyus nasi goreng isteriku pasti enak  '', pujiku . '' Mirip nasi gorengnya Iga Bakar Rakyat di Jatibening bedanya gak pakai iga hehehe!  ''
'' Memang istri siapa dulu yang masak!  ''
'' Aduh kalau itu mas gak tahu . Yang mas tahu pasti istri itu mempunyai suami yang super ganteng . ''
'' Mas gitu deh,  sama diri sendiri narsis!  ''
'' Hehehe .''

Aku masih penasaran dengan perbincangan bu Irma denga Yanti tadi .
'' Kamu bicara apa dengan bu Irma?  ''
'' Biasa obrolan para ibu . ''
'' Ya apa itu?  '' tanyaku makin penasaran .
'' Itu lo soal mangga. ''
'' Mangga?  ''
''  Itu pohon mangga pak RT  01 berbuah banyak dan gede -gede . ''
'' Pak RT 01 ?  Pak Agus maksudnya . . '' Iya,  memang ketua RT 01 siapa lagi?  kata isteriku .
'' Gede gede . Hahaha  ''. Aku tertawa terbahak -bahak .
Isteriku bengong tapi kemudian ikutan tertawa juga .

Intinya tertawa itu bisa menular . Dan pikiran ngeres  bisa menular juga .

Monday, 2 September 2013

(humor) rahasia nenek


Suatu hari Joko sdg dilanda galau berat pacarnya mau nikah sama cowok lain . Akhirnya Joko punya niat bunuh diri , dicarinya jembatan dan dia akan terjun . Saat sdh ketemu jembatan dan mau terjun Joko dicegah oleh seorang nenek ,

 " Jgn berpikir pendek , masa depanmu msh panjang !"

 Joko pun mengurunkan niat mau bunuh diri , si nenek mengajak Joko mengobrol sambil makan di warteg .

 " Mmg kenapa km mau bunuh diri ?"
 
Cewek sy mau nikah sm cowok lain nek !" 
" Jgn bersedih Joko, nenek kasih tau rahasia nenek . Sebenarnya nenek adl seorg gadis cantik tp dikutuk oleh dukun sakti &kutukan akan hilang jk aku melakukan hubungan suami istri dgn perjaka selama 3 kali saat malam pertama !"

 Akhirnya tanpa pikir panjang Joko & nenek itu menikah dan malam pertama mereka melakukan hubungan badan sebanyak 3 kali . Krn kelelahan Joko pun tertidur sampai pagi . Saat sdh pagi Joko kaget krn yg disebelahnya msh seorg nenek2 , " Katanya km akan mjd gadis cantik ?!" Nenek itu pun menjawab , " 

Hello hari gini msh percaya tahayul, sm dukun sakti . Ini tahun 2013 Joko !" kata nenek.


 ==== jangan percaya sm nenek2 ntar keperjakaanmu diambilnya

maaf kakek

''Ternyata mama yang salah  , mama kurang bisa untuk mendidik kamu . Mama kecewa kamu bersikap seperti itu kepada kakekmu sendiri. ''
<p>
''Maksud mama apa  ? Andi cuma mengungkapkan pendapat Andi saja . Biarkan saja kakek tinggal dengan tante di kampung kenapa harus tinggal di sini segala . Kalaupun tante sekarang sudah tak sanggup mengurus kakek,  masukkan saja kakek ke panti jompo . ''
<p>
''Mama kecewa dengan sikapmu Andi . Ini waktu mama untuk berbakti kepada orang tua mama,  kakekmu!  ''
<p>
''Bukan maksud Andi begitu,  tapi . . . ''
<p>
''Tapi apa Andi? ''
<p>
''Mama tak mengerti Andi!  Terserah mama mau melakukan apa! ''
<p> <p>
Hari itu pun tiba,  kakek datang ke rumah kami . . . .BERSAMBUNG,  TAPI GA TAU KAPAN NGLANJUTIN

Thursday, 22 August 2013

ketika paijo menangis


" Mak emak . . . ! ''
'' Mengapa menangis Paijo? sini duduk disamping emak terus cerita mengapa kau menangis? ''
'' Anu mak, anu . . . ''

Paijo masih sesenggukan menahan agar air matanya tak keluar, Emak hanya tersenyum melihat tingkah polah anaknya ini . Dibelainya rambut ikal Paijo, '' cerita kepada emak, ada apa? ''

'' Emak? ''
'' Iya.''
'' Paijo boleh tanya sesuatu? ''
'' Semua boleh, apa saja boleh . Kalau emak tahu jawabannya pasti emak jawab. ''

Senyum Paijo mengembang, dia tak menangis lagi .

'' Mak kenapa namaku Paijo, padahal nama teman teman sebayaku di kampung ini pada bagus, ada Alex, Arnold, Husain, Andy dan lainnya namaku sendiri yang terdengar jelek ''paijo'' kampungan
banget! ''
'' Hanya karena itu Paijo? ''
Paijo hanya tersenyum, gmmmmm . . .
'' Kamu malu dengan namamu, emak tak abis pikir kenapa kamu bisa begini? ''
'' Memang kenapa emak? ''
'' Emak bingung kamu kok baru malu sekarang padahal nama paijo sudah melekat di kamu dua puluh tujuh tahun lalu . ''
'' Anu mak, Paijo naksir cewek .! ''

Friday, 5 July 2013

Tom Cruise dari Hongkong

" Ayo pergi !" ajak Andy sambil menarik lenganku . Sedang pandanganku masih tertuju ke gadis cantik berbaju kuning duduk -duduk di halte bis sambil sesekali melihat handphonenya .
" Cantik banget tuh cewek , ayo gue anter loe !"
" Gue malu Tomm !"

Setelah lumayan agak jauh dari halte bis tempat gadis berbaju kuning tadi , aku dan Andy duduk sambil melanjutkan obrolan yang tertunda .
" Kita udah nyampe sini , knapa gak sekalian disamperin tuh cewek ?"
" Kan dah gue bilang dia terlalu cantik gue jadi minder . Gue kira dari suara saat teleponan mukanya biasa aja dan ternyata dia punya wajah bidadari !"
" Jadi saat insiden "telepon nyasar" loe beneran belum pernah lihat wajahnya ?"
" Bener . Walau fotonya saja gue blom tahu , makanya kita janjian untuk ketemuan dan akhirnya loe tahu sendiri endingnya kaya apaan. "
" Nyadar diri juga loe . Hahaha !"
" Dari pada ntar kagak jadi ama tuh cewek . Biarlah gue menjadi kenangan yang terindah bagi dirinya , gue bilangkan muka gue beda tipis sama Tom Cruise ."
" Tom Cruise dari Hongkong !"

Kami tertawa terbahak -bahak bahkan pengguna jalan yang lain sempat berhenti untuk melihat kami , mirip orang gila kale . . .

Wednesday, 12 June 2013

Aku masih mencintaimu

Semua yang dialami dalam hidup begitu ajaib , kejadian tak terduga sering muncul dan aku mengabaikannya karena terlalu sering terjadi .

"Dihitung sejak terakhir kita bertemu sudah tiga tahun bukan ?"
"Benar. Tiga tahun yang lama . Istrimu bagaimana kabarnya , maaf waktu pernikahan kalian aku tak sempat datang ."

Awan gelap menutupi langit , ribuan jarum air melesat ke daratan bagai anak panah yang meluncur dari busurnya , begitu cepat .
" Gerimis !" kataku .
Ku pegang tangan wanita di depanku , dia diam saja tangannya ku pegang ku berpikir apa dia masih mencintaiku ? " Ayo cepat nanti basah semua !" lanjutku sambil tersenyum senang . Aku mengingat waktu dulu ketika kami masih sebagai kekasih , kami kehujanan setelah nonton film di bioskop . Kami tertawa bersama begitu bahagia walau baju kami jadi basah oleh hujan .

" Aku harus pergi ", kata Amirra . Bayangan masa lalu kami langsung buyar , menghilang dari kepalaku .

Amirra kemudian melepas genggaman tanganku . " Aku harus pergi !" katanya lagi .
" Kenapa ?"

" Mama . . . Mama !" teriak gadis kecil yang berada digendongan seorang pria .

" Mereka keluargaku Yoga , anak dan suamiku . Aku harus pergi !"

Hujan semakin deras dan aku hanya terdiam melihat Amirra pergi dengan anak dan suaminya . " Terlambatkah aku ? Aku tak jadi menikah Amirra ,aku selalu mencintaimu !"